Minggu, 06 Mei 2018

Pilih Mana, Tasbih Konvensional atau Digital?

Infonegeri Blog - Islam selalu mewajibkan umatnya untuk melakukan salat. Dalam menunaikan salat, ada beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan, seperti mukena, baju koko, peci, sajadah, dan tentunya tasbih. Tasbih ini pada mulanya dibutuhkan sebagai alat bantu yang memudahkan para muslim untuk menghitung jumlah zikir yang diucapkan usai sholat. Jadi, buat kamu yang suka lupa menghitung jumlah zikir yang telah terucap, bisa banget menggunakan fasilitas tasbih ini. 

Tasbih juga merupakan alternatif jari tangan ketika kamu ingin beralih menggunakan media lain yang lebih membantu. Seiring berjalannya waktu, tasbih mengalami perkembangan dengan bentuk yang lebih unik dan inovatif, tasbih digital. Kamu bisa melihat beberapa fitur khusus yang difungsikan mempermudah kegiatan zikirmu. Menarik bukan? Yuk, kita simak perbedaan kedua tasbih ini!


Tasbih Digital


Photo credit: Shopee

Sesuai dengan namanya, tasbih digital terbilang sangat modern karena dapat menghitung berapa jumlah zikir yang kamu ucapkan dengan cara mengklik bagian tombol tertentu. Bentuknya juga sangat praktis, mungil, dan bisa diaplikasikan di jari bagian tertentu dan pastinya nyaman dipakai. Tasbih digital ini akan mempermudah kamu dalam berzikir karena tidak perlu repot menghitung satu per satu tasbih konvensional. 

Selain harus mengulang menghitung dari awal, tasbih konvensional sering kali membuat kamu lupa berapa putaran yang sudah kamu lalui saat melakukan zikir. Pada tasbih digital, ada beberapa tombol yang dapat digumakan untuk menghitung (tombol besar) dan untuk mereset kembali ke hitungan awal pada posisi nol (tombol kecil). Tentunya kecepatan hitung akan bergantung pada kecepatan tekan tombol besar. Semakin cepat, berarti jumlah zikir yang akan diucapkan semakin cepat.

Selain sangat modern, tasbih digital ini bisa difungsikan sebagai alat hitung lain, misalnya untuk menghitung stok barang, survei, dan data counter. Multifungsi bukan? Ditambah lagi dengan desain yang dibuat semakin menarik dan trendi dengan paduan warna half pearl atau circle rhinestone,mini resin, atau mini deco. Kamu bisa pilih jam digital sesuai seleramu untuk melengkapi kegiatan zikirmu.


Tasbih Konvensional 


Photo credit: islam itu indah

Tasbih konvensional adalah jenis tasbih yang beredar pada umumnya. Berbentuk seperti kalung berisi biji-biji zaitun atau manik-manik berjumlah 11, 33, atau 99 buah yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. Di Indonesia sendiri, tasbih konvesional ada beberapa macam jenisnya dan selalu tak luput dari genggaman para ustaz dan kaum muslim lainnya ketika hendak salat. Berikut ini beberapa macam tasbih di Indonesia yang perlu kamu ketahui. 

1. Tasbih Kelor



Photo credit: sungokured

Batang kelor digunakan sebagai bahan biji tasbih. Biasanya, batang kelor yang dipilih adalah yang tua sehingga lebih awet. Apakah tasbihmu berasal dari batang kelor?

2. Tasbih Setigi


Photo credit: tasbihstigiwordpress

Tasbih setigi ini merupakan salah satu tasbih konvensional yang berharga mahal karena bahan bijinya terbuat dari kayu setigi yang pohonnya sangat langka dan hanya ada di pulau-pulau terpencil seperti Jepara dan Karimun Jawa. Kayu setigi ini berwarna hitam dan gelap. Meski ukurannya kecil, kayu setigi bisa tenggelam jika diletakkan dalam air karena massa jenisnya yang lebih besar daripada massa jenis air. Selain langka, ternyata kayu ini juga sangat efektif sebagai obat tradisional. Kayu ini bisa menyedot berbagai busa racun dari gigitan hewan liar seperti kalajengking dan ular. Berhati-hatilah jika kamu memutuskan hendak membeli tasbih setigi untuk keperluan salatmu karena saat ini banyak tasbih setigi palsu yang beredar. Ciri utama tasbih setigi palsu yang bisa kamu jadikan pedoman adalah bagian dalam dan luar kayu yang punya warna berbeda.


3. Tasbih Asem


Photo credit: seputarUKM

Selanjutnya, ada tasbih asem yang terbuat dari bahan kayu pohon asem. Berbeda dengan kayu setigi yang langka, kayu asem ini lebih mudah ditemukan di berbagai tempat. Nah, kalau kamu ingin berzikir setelah beribadah, bisa banget nih menggunakan tasbih ini.

Nah, itu dia sedikit ulasan mengenai tasbih konvensional dan tasbih digital. Meskipun tasbih digital terbilang modern, tapi masih banyak masyarakat yang tetap memilih tasbih konvensional untuk berzikir. 


EmoticonEmoticon