Selasa, 28 Agustus 2018

Ingin Mulai Berinvestasi di Asuransi? Perhatikan Hal Berikut Ini!

Melodi Blog - Asuransi identik sebagai cara untuk melindungi diri dari berbagai resiko di masa depan, seperti asuransi kesehatan, pendidikan, rumah dan lainnya. Sebagai contoh, Anda bisa beli asuransi kesehatan untuk mengurangi biaya kesehatan agar lebih murah. Tanpa asuransi, seluruh tagihan kesehatan harus dibayarkan sekaligus. Selain kesehatan, asuransi juga ada di kendaraan bermotor, tanah, rumah, jiwa, pendidikan, transportasi, dan asuransi lainnya. Di negara maju, hampir semua hal memiliki asuransi untuk dialokasikan sebagai manajemen risiko.

 


 
Namun, ada asuransi yang juga menjadi investasi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal tersebut, berikut ini info detail mengapa asuransi dapat dijadikan investasi sekaligus yang dirangkum dari CiputraLife.com:

Beberapa Hal Terkait Beli Asuransi untuk Investasi

1.    Tujuan asuransi investasi

Ketika beli asuransi, tujuan utama adalah proteksi atau perlindungan finansial untuk hal spesifik. Apa tujuan Anda memiliki asuransi sama dengan investasi? Secara umum, keduanya berbeda tetapi akan ada kesamaan jika dicermati secara mendalam. Asuransi menitikberatkan pada proteksi sedangkan investasi lebih fokus untuk memperoleh keuntungan. Bayangkan jika keuntungan tersebut bukan sesuatu yang nyata atau dalam arti bukan uang. Anda membayar untuk mendapatkan keamanan atau proteksi. Keuntungan tersebut lalu diuangkan dan diubah ke bentuk sesuatu yang dinamakan investasi. Inilah cikal bakal asuransi investasi.

Dalam satu produk, perusahaan asuransi memberikan dua layanan sehingga Anda tidak perlu membeli dua produk berbeda. Jika tujuan Anda asuransi, ada baiknya tidak memilih gabungan produk tersebut. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan benefit yang akan diterima ketika beli asuransi. Sebaliknya, asuransi dengan investasi cocok untuk mereka yang ingin mendapatkan keuntungan baik proteksi maupun keuangan yang nyata.

2.    Premi
 
Asuransi akan selalu berkaitan dengan premi yaitu sejumlah uang yang harus dibayar sebagai iuran wajib untuk memperoleh manfaat yang diinginkan. Premi asuransi sudah ditetapkan untuk mampu membiayai risiko keuangan di masa depan. Anda membayar premi secara rutin dan pihak asuransi siap menanggung risiko yang terjadi ketika hal buruk muncul. Inilah alasan umum dari beli asuransi.

Untuk asuransi investasi, premi akan dibagi menjadi dua kategori. Pertama, premi untuk asuransi sehingga perusahaan memiliki uang cukup untuk melakukan proteksi. Kedua, premi untuk investasi yang kemudian menjadi sumber penghasilan investor. Ketika memilih keduanya, Anda harus membayar lebih untuk tujuan berbeda pada satu produk. Jadi sebelum memutuskan untuk beli asuransi investasi, perhatikan jumlah premi yang harus dibayar.

3.    Risiko

Risiko akan selalu ada di setiap kegiatan investasi. Anda bermain saham atau forex dengan risiko rugi. Hal tersebut juga berlaku untuk investasi di sektor real, seperti properti dan unit usaha lain. Apakah asuransi investasi tanpa risiko? Jawabannya adalah ya karena risiko tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Produk investasi yang digabung dengan asuransi tetap memiliki risiko, bahkan Anda dapat kehilangan uang akibat kerugian.

Ada beberapa cara untuk menghindari risiko tinggi ketika berinvestasi. Yang paling utama adalah memilih perusahaan atau provider yang tepat. Banyak produk memberikan jaminan proteksi dan keuntungan, tetapi Anda harus jeli untuk memilih yang benar. Salah satu yang menjadi rekomendasi adalah Ciputra Life. Asuransi Ciputra Life memberikan proteksi nyata dan juga keuntungan yang logis untuk nasabah atau klien. Jika beli asuransi, keinginan awal untuk proteksi lalu ditambah investasi untuk mendapatkan keuntungan. Anda akan mendapatkannya di satu tepat seperti apa yang telah diterangkan pada paragraf sebelumnya untuk efisiensi waktu dan biaya.

1 komentar

Salam kenal bloggers, boleh dong kunjungi blog ku https://fulfikablog.wordpress.com/2018/08/21/merdeka-di-pulau-cinta/ :)


EmoticonEmoticon