Jumat, 23 November 2018

Mendeteksi Adanya Gangguan pada Sistem Saraf Pusat



Dalam tubuh manusia, ada yang namanya sistem saraf yaitu bagian tubuh yang membuat kita bisa merasakan dingin, melihat, serta memberikan respon terhadap hal yang ada di sekitar kita. Sistem saraf pusat terdapat di bagian otak dan sumsum tulang belakang. Di otak inilah respon dari luar tubuh masuk dan tubuhpun memberikan responnya. Sebenarnya prosesnya cukup panjang, hanya saja proses penghantaran serta penerimaan impuls atau respon ini terjadi sangat cepat. Selain memiliki peranan yang sangat penting, otak bentuknya sangat lunak sehingga membutuhkan perlindungan. Tidak heran jika otak dilapisi dengan berbagai lapisan karena otak merupakan pusat dari aktivitas sistem saraf. Di bagian dalamnya terdapat 3 lapisan yang melindungi otak yaitu ada lapisan piameter yang merupakan lapisan terdalam, lalu di ada lapisan arachnoidea mater. Dan di bagian  paling luarnya ada durameter. 

Sumsum tulang belakang dan otak ini sama-sama memilki bentuk lunak, jadi membutuhkan perlindungan lebih. Untuk bagiannya, sumsum tulang belakang dan otak memiliki tiga komponen penting yaitu:

       1.     Serabut saraf

Bagian yang pertama adalah serabut saraf yang memiliki fungsi untuk membentuk bagian putih atau substansi alba. Serabut saraf inilah yang berfungsi menghantarkan impuls listrik yang terbentuk dari rangsangan. 

       2.     Badan sel

Selain serabut saraf, bagian lainnya yang tidak kalah penting adalah badan sel. Bagian ini membentuk bagian substansi grissea atau materi kelabu. 

       3.     Sel-sel neuroglia

Bagian ketiga ini merupakan jaringan ikat yang letaknya ada di antara sel-sel saraf yang berada di sistem saraf pusat.

Di dalam otak terdapat banyak jarungan saraf yang berfungsi untuk menghantarkan dan menerima rangsangan dari luar, baru memberikan rangsangan kepada oragn tubuh agar memberikan respon. Misalnya saja, saat kita mendapat rangsangan dari luar berupa bau yang menyengat, maka otak akan memberikan respon kepada anggota tubuh kita untuk menutup hidung. Itu hanyalah salah satu contohnya, sebenarnya segala aktivita yang kita lakukan diatur oleh yang namanya sistem saraf. Dari sini kita dapat melihat seberapa pentingnya fungsi sistem jaringan saraf ini. Sistem saraf pusat bisa saja terganggu jika anda mengalami beberapa gangguan pada sistem saraf. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan adanya gangguan saraf. 

Dan berikut beberapa hal yang paling tinggi kemungkinannya dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf.


       1.     Lanjut usia

Salah satu hal yang memiliki kemungkinan paling besar untuk menyebabkan kerusakan saraf adalah usia yang sudah lanjut. Makanya orang yang lanjut usia cenderung memberkan respon yang lebih lambat dibandingkan mereka yang masih muda. 

       2.     Diabetes

Penyebab lainnya yaitu diabetes memang dikenal sebagai salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Pasalnya diabetes ini dapat memicu berbagai jenis penyakit lainnya jika tidak segera diobati

        3.     Pasien gagal ginjal

Selain kedua penyebab di atas, gagal ginjal juga berpotensi besar menyebabkan ada gangguan saraf. 

       4.     Gaya hidup yang kurang sehat

Gaya hidup kurang sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatn juga bisa jadi salah satu pemicu terjadinya gangguan saraf.

Sebenarnya selain itu masih ada banyak lagi hal yang dapat menyebabkan adanya gangguan saraf. Masalahnya jika sistem saraf terganggu, anda akan mengalami masalah hampir di seluruh tubuh terutama tak dan memori. Untuk mencegah terjadinya gangguan saraf ini sebaiknya mulai melindungi kesehatan sistem saraf anda dengan mengonsumsi vitamin yang dapat membantu menjaga sistem saraf. Salah satu vitamin yang dapat anda konsumsi untuk membantu menjaga kerja sistem saraf adalah neurobion.

Neurobion merupakan suplemen vitamin B kompleks yang terdiri dari vitamin B1, B6, dan B12. Kedua jenis viatamin B ini memiliki khasiat yang bagus untuk membuat metabolisme tubuh tetap bagus. Selain itu, jika anda mulai merasakan gejala ringan kerusakan saraf neurotropik, maka segera konsumsi suplemen vitamin neurobion ini. Tidak perlu khawatir, suplemen vitamin ini dapat anda dapatkan dengan mudah di berbagai toko obat atau apotek. Ada juga jenis neurobion yaitu neurobion putih dan neurobion forte. Masing-masing mengandung vitamin B1, B6, B12, hanya saja ukurannya saja yang berbeda. 

Karena neurobion forte dibuat untuk mengatasi kekurangan neurotropik yang biasanya dialami oleh mereka yang lanjut usia maupun yang mengalami gangguan diabetes. Sedangkan neurobion putih memiliki dosis yang lebih rendah karena memang dikhususkan untuk mereka yang butuh mereka yang butuh vitamin pencegah gejala ringan kekurangan neuropati. Selain mengkonusmsi suplemen vitamin, meruabah gaya hidup menjadi lebih sehat juga perlu. Gangguan sistem saraf kerap kali sulit dideteksi, makanya disarankan untuk memeriksakan ke dokter jika nda sering mengalami gejala gangguan sistem saraf seperti kesemutan dan juga kebas. Akan lebih baik jika mengetahui gejalanya sejak awal.


EmoticonEmoticon