Kamis, 30 Mei 2019

Desain dan Jenis Kubah Masjid Terkini


Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan nama masjid 99 kubah yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan yang kini semakin tenar di telinga masyarakat Indonesia bukan? Pasalnya masjid dengan jumlah kubah 99 ini memiliki desain yang unik dibandingkan dengan desain masjid lain yang ada di Indonesia. Salah satu keunikannya terletak pada pembangunan kubahnya yang tidak hanya banyak akan tetapi juga mewah. Dalam pembuatan kubah masjid tersebut tentu pihak desainer sudah bekerja sama dengan pembuat kubah terbaik yang ada.

Mulai dari bahan yang dipakai dalam membuat kubahnya, ukuran kubah, warna kubah, hingga hal-hal yang terkait dengan kubah itu sendiri. Dalam menentukan pembuatan kubah masjid juga tidak bisa sembarangan dilakukan. Kubah masjid yang akan dibangun harus menyesuaikan dengan beberapa hal. Salah satu contohnya adalah memperhatikan bahan kubah yang harus kedap air. Hal ini diperuntukkan agar saat hujan turun lebat tidak terjadi kebocoran dan gangguan lainnya.

Untuk menyempurnakan pembangunan masjid yang telah didesain dengan sedemikian rupa, pembangunan atau pembuatan kubah juga harus memperhatikan bentuk dan ukuran dari kubah itu sendiri. seperti pada masjid dengan 99 kubah yang ada di Makassar. Pada masjid 99 kubah, terdapat beragam ukuran kubah yang berbeda-beda. Meskipun motif dan juga warnanya dibuat dengan selaras atau sama, akan tetapi menentukan ukuran kubah bisa berpengaruh terhadap desain keindahan kubah masjid itu sendiri.

Nah bagi anda yang belum pernah tahu bagaimana kubah masjid itu dibangun dan bagaimana menentukan bahan dan jenis kubah yang pada maka anda bisa mencari informasi selengkapnya di kubahmasjid.info yang mana di sana anda bisa mengetahui banyak hal perihal jenis-jenis kubah berdasarkan bahan, motif, warna dan lain sebagainya. Di bawah ini ada beberapa jenis bahan kubah yang biasa digunakan dalam pembangunan kubah masjid. Diantara jenisnya adalah sebagai berikut :
 

1.    Galvalum. 

Bahan gavalum untuk kubah ini dipercaya memiliki ketahanan terhadap panas yang sangat baik. Tidak heran jika ada banyak sekali orang yang memilih menggunakan bahan tersebut dalam membuat kubah untuk masjid yang akan dibangun. Adapun bahan dasarnya adalah alumunium, silicon, dan juga bahan zinc. Selain tahan panas, bahan ini juga dikenal sangat kokoh dan kuat. 
 

2.    Kubah enamel. 

Jika anda belum paham dengan arti enamel maka anda bisa menyebutnya dengan Teflon. Bahan Teflon biasa digunakan sebagai bahan peralatan dapur kebanyakan. Teflon sendiri merupakan salah satu bahan yang juga tahan terhadap panas. Meskipun jika dibandingkan dengan bahan galvalum bahan ini masih kurang bagus, akan tetapi pemakaian bahan ini akan sanga cocok untuk anda yang menginginkan pembuatan kubah dengan mengutamakan tampilannya. Apalagi anda juga bisa menjadikan bahan ini sebagai pelapis untuk kubah dengan bahan beton. 
 

3.    Stainless steel. 

Anda tentu sering melihat masjid atau musholla yang kubahnya berwarna silver dengan model yang berkilauan. Nah bahan ini biasanya menggunakan bahan stainless steel. Bahan yang satu ini terbilang memiliki keunggulan yakni sangat tahan lama dibandingkan dengan bahan lain. Selain sangat tahan lama, kubah dengan bahan yang satu ini juga memiliki keunggulan lain seperti kemudahan dalam perawatannya dan harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kubah dengan bahan lainnya. Akan tetapi untuk pembangunan masjid yang super besar sebaiknya tidak menggunakan bahan ini. 
 
Nah beberapa jenis bahan kubah di atas mungkin bisa menjadi refernsi anda dalam menentukan pembuatan kubah masjid yang menjadi target anda. Atau mungkin anda bisa melihat refernsi dari masjid-masjid lain yang telah dibangun dengan megahnya. Salah satunya adalah masjid 99 kubah.


EmoticonEmoticon