Sabtu, 05 Desember 2020

Majukan UMKM Anda Bersama Pasar Digital UMKM!



Tahukah Anda jika UMKM tidak pernah terlepas dari kehidupan kita sehari-hari? Ya, UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah selalu hadir di tengah masyarakat Indonesia dimanapun Anda berada.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008, UMKM adalah perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu.

Undang-undang tersebut juga menjelaskan tentang kriteria UMKM dan usaha besar, yang dibagi berdasarkan aset dan omset tertentu. Berikut penjelasan lengkapnya:

Ukuran Usaha

Kriteria

Aset (tidak termasuk tanah & bangunan tempat usaha)

Omset (dalam 1 tahun)

Usaha Mikro

Maksimal Rp50 Juta

Maksimal Rp300 Juta

Usaha Kecil

Lebih dari Rp50 Juta – Rp500 Juta

Lebih dari Rp300 Juta – Rp2,5 Milyar

Usaha Menengah

Lebih dari Rp500 Juta – Rp10 Milyar

Lebih dari Rp2,5 Milyar – Rp50 Milyar

Usaha Besar

Lebih dari Rp10 Milyar

Lebih dari Rp50 Milyar

 

Dengan data yang dijabarkan di atas, maka dapat dikatakan jika pelaku usaha di Indonesia bahkan di ASEAN saat ini masih banyak di kalangan UMKM.

Sebesar kurang lebih 98,7% usaha yang ada di Indonesia saat ini masih bisa dikatakan masih masuk ke dalam usaha mikro (data dari Kementerian Koperasi dan UMKM per-2019). Maka sangat tidak mengherankan jika UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga mencapai 36,82%.

Oleh karenanya kita selalu menemukannya setiap hari. Mulai dari kebutuhan masak setiap harinya jika kita berbelanja di warung, itu sudah berkaitan dengan UMKM. Tidak heran juga apabila kita sering mendengar istilah ekonomi kerakyatan dalam bentuk UMKM ini merupakan salah satu tonggak terbesar ekonomi Indonesia.

Di tahun 2020 ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian UMKM, Kementerian BUMN dan juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah memberikan inovasi dalam penentuan kebijakannya. Yakni memperkenalkan platform digital yang menjadi wadah pengadaan barang dan jasa BUMN. Pengadaan barang dan jasa ini nantinya disediakan oleh UMKM yang sudah bergabung dengan platform digital ini.

Platform digital ini dikenal dengan nama Pasar Digital UMKM atau disingkat PaDi UMKM. PaDi UMKM ini menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam memperbaikin pertumbuhan UMKM dan juga menjaga perekonomian nasional.

UMKM-UMKM yang sudah terdaftar di PaDi UMKM secara otomatis akan terdaftar juga di Kementerian UMKM. Dengan bergabung di Pasar Digital UMKM, mereka akan menikmati berbagai keuntungan yang sangat bermanfaat.

Salah satunya adalah akses pasar yang makin luas, karena mereka memiliki kesempatan untuk bertransaksi dengan BUMN melalui PIC-nya dalam hal pengadaan barang dan jasa. Pengadaan barang dan jasa tentunya beragam sekali.

Saat ini sudah tercatat ada 8 kategori utama yang ada di Pasar Digital UMKM, yakni material konstruksi, jasa konstruksi & renovasi, jasa ekspedisi & pengepakan, pengadaan & sewa peralatan mesin, jasa perawatan peralatan & mesin, jasa periklanan, pengadaan & sewa perlengkapan furniture dan juga jasa catering & snack.

Bagi Anda yang memiliki usaha ke dalam kategori UMKM silahkan daftarkan diri Anda di PaDi UMKM sekarang juga dan nikmati keuntungannya!



EmoticonEmoticon